Posted in Uncategorized on February 5th, 2010 by raysphotoworks
Posted in Uncategorized on February 3rd, 2010 by raysphotoworks

Memilih dan membeli kamera digital SLR (DSLR) merupakan hal yang gampang2 susah, apalagi untuk pemula yang berkantong pas2n seperti saya. Untuk anda yang berkantong tebal, anda tinggal memilih yang berharga mahal atau kelas high-end, karena di dunia fotografi, harga biasanya ga bo’ong, kalo mahal ya artinya emang bagus. Tapi untuk saya, Harganya yang bisa ngabisin jatah makan dua bulan, membuat saya berpikir keras untuk memilih salah satu penawaran dari produsen yang semuanya menggiurkan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih dan membeli kamera digital SLR (DSLR) ini. yuk kita bahas..
Apa Kebutuhan Anda
Ada sangat banyak pilihan di pasaran dengan berbagai macam varian harga dan fitur. sebelum menentukan, pikirkan dulu tujuan anda membeli kamera digital SLR, fitur apa yang penting untuk anda. Anda ingin kesederhanaan sebuah kamera DSLR atau anda tipe fotografer yg ingin mengeksplorasi semua kelebihan yang ditawarkan sebuah kamera SLR.
Perhatikan Ukuran sensor CCD atau CMOS yang digunakan untuk menangkap image. Walaupun banyak sekali variasi ukuran, namun umumnya terbagi dalam 3 kategori, yaitu FullFrame, APS-C dan Four-Thirds. Bagi sebagian orang, ukuran sensor (megapiksel) tidak terlalu penting, yang lebih penting adalah masuk kategori mana sensor2 tersebut.

Yang membedakan ketiga macam sensor tersebut adalah Crop Factor, gambar diatas menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran sensor, semakin kecil area tangkap layarnya. pada hasil image, terlihat sperti menggunakan focal length (1.5x or 1.6x lebih panjang untuk APS-C, 2x untuk Four-Thirds).
Bagi sebagian pengguna DLSR pemula, crop factor bukan merupakan hal utama, tapi perlu dipertimbangkan jika anda ingin menggunakan DSLR sebagai pengganti kamera SLR lama anda, dan jika anda sudah memiliki koleksi lensa yang mahal2, ada baiknya anda mempertimbangkan untuk membeli DSLR Fullframe, karena jika tidak, gambar yg dihasilkan akan berbeda dengan SLR biasa.
Hal lain yg perlu diperhatikan memilih kamera digital SLR atau DSLR adalah antishake systems. karena gambar yang diambil pada pencahayaan kurang ataupun diambil dari jarak jauh akan rawan menjadi buram (blur) karena gerakan tangan atau kamera yg tidak disengaja. Image Stabilization ini dirancang untuk menghindari hal ini

Hal berikutnya yg harus diperhatikan dalam membeli kamera digital SLR atau DSLR adalah kecepatan. baik kecepatan fokus ataupun kecepatan memotret. kamera DSLR entry level pun memiliki kecepatan yg lebih baik daripada kamera saku high-end. Semakin mahal semakin meningkat pula kecepatannya. hal ini diperlukan apabila anda sering memotret objek bergerak misal mobil yg sedang melaju atau burung yang sedang terbang.

* Jenis foto bagaiman yang ingin Anda lakukan? (foto keluarga, potret, lanskap, makro, olahraga)
* Anda ingin menggunakan kamera digital saat berada dalam mode otomatis atau ingin benar-benar belajar seni fotografi?
* Bagaimana tingkat pengetahuan dan pengalaman Anda dengan kamera digital?
* Apa saja fitur digital yang Anda cari? (besar zoom, stabilisator gambar, LCD besar, kemudahan penggunaan, harga)
* Apa yang Anda fikirkan tentang ukuran kamera (mudah dibawa-nya)?
Fitur paling dibahas dan digunakan untuk menjual kamera digital dan jumlah megapixels.
Kita tahu harga kamera DSLR 6,1 mp adalah 4 kali harga kamera digital biasa yang 10 mp. Padahal kita sering mendengar orang bertanya : berapa megapixel kamera kamu? Atau cuman segitu pixel kamera-nya? Pada kenyataannya makin banyak pixel, juga bisa merusak hasil gambar. Memiliki kamera hanya dua pixel sudah cukup untuk dicetak dalam foto standar 6×4 inci secara sempurna. Ini sama dengan resolusi Full HD TV. Lima hingga enam megapixel lebih dari cukup untuk segala kebutuhan. Bahkan untuk pencetakan sebesar poster tetap kelihatan bagus di resolusi ini. Jika Anda mencetak foto dalam ukuran normal (10×15, 14X21) dari kamera 4 megapixels sudah ebih dari cukup.
Ingat bahwa tergantung pada bagaimana Anda akan menggunakan kamera digital yang Anda miliki / harus membeli beberapa tambahan seperti:
* Tas, ransel
* Kartu memori
* Baterai dan / atau baterai yang dapat diisi buku
* Lensa (jika Anda membeli DSLR)
* Penyaring (dan aksesoris lainnya untuk lensa)
* Tripod atau monopod
* Flash


5. Kamera DSLR atau kamera digital biasa?
Kamera tipe DSLR merupakan kamera digital yang mempunyai prinsip kerja, sama dengan kamera SLR yang masih menggunakan film, yaitu dengan menggunakan sistem pantulan dari cermin. Perbedaan yang mendasar antara DSLR dan kamera digital biasa atau digicams terletak pada sensor yang meneruskan cahaya yang masuk melalui lensa
Tidak semua “zooms” adalah sama. Bila Anda mencari kamera digital, anda akan mendengar dua hal: optical zoom dan digital zoom. Saya menyarankan Anda mempertimbangkan hanya zoom optik untuk mengambil keputusan untuk membeli. Digital zoom, yang kasar, hanya akan meningkatkan pixel dari gambar Anda dan meninggalkan lebih “pixelnoize” atau gangguan pada kualitas gambar.

Sebelum membeli kamera digital, waktu untuk melakukan pencarian. Jangan hanya percaya pada penjual, mengingat banyak orang yang dibayar untuk beberapa merk desain kamera.
Membaca artikel, jurnal khusus fotografi, khusus situs dan forum, karena ada banyak tersebar di berbagai media informasi. Dengan demikian, anda akan mengerti benar bagaimana cara memilih kamera digital yang berkualitas menurut Anda.
Artinya anda harus yakin betul kamera digital yang akan anda beli adalah pas dengan pengetahuan anda serta nyaman sesuai skill anda. Percuma rasanya anda membeli kamera digital secanggih apapun, jika anda tidak nyaman dan kurang bisa menggunakannya. Yakinkan anda telah benar-benar memilih kamera digital pilihan Anda.
Kadang-kadang ini perlu dilakukan agar penjual benar-benar membeberkan semua rahasia dari kamera digital tersebut. Jika kita minta diskon, biasanya diberi, cuman sang penjual memberikan catatan, kalo untuk harga segitu, dapatnya harusnya yang kamera ini pak..artinya, dia akan membandingkan dengan produk lainnya. Kalau kita ancam tidak membeli, trik ini akan membuka peluang sang penjual untuk mempertimbangkan kembali harga tawarnya. Atau memberi fasilitas lainnya. Intinya, kita harus dapatkan yang terbaik, dan sesuai antara harga dan barang yang kita beli.
Posted in Uncategorized on February 3rd, 2010 by raysphotoworks
DUNIA fotografi sekarang ini benar-benar mengalami perubahan yang drastis. Masa-masa mengisi gulungan plastik yang dicampur dengan bahan-bahan kimia di belakang sebuah kamera tampaknya akan berakhir. Kebosanan menunggu film diproses di lab pun akan berakhir. Era kamera digital sekarang ini sudah menyeliputi siapa saja, dan semua orang akan mencoba pengalaman baru dan memanfaatkan kemajuan yang dicapai dalam teknologi kamera ini. Memang, di sisi lain kita masih melihat kalau kamera digital sekarang ini masih menyimpan kemiripan dengan kamera yang selama ini kita kenal. Bentuk kotak yang terbungkus plastik atau kerangka besi ringan masih tetap melekat dengan lensa yang mengatur ketajaman fokus maupun aperture dan shutter yang mengatur berapa banyak cahaya yang bisa masuk ke dalam kamera. Perbedaannya hanya tidak adanya rol film yang selama ini kita kenal.
Pengalaman menggunakan kamera digital dan konvensional memang memberikan beberapa nuansa yang sama sekali baru. Setidaknya, hasil foto-foto yang diambil bisa langsung dilihat hasilnya seketika. Hasil seketika ini memang memberikan dimensi lain, antara lain siapa saja dan di mana saja seseorang berada bisa berbagi foto hasil jepretannya dalam seketika. Hal lain yang juga dicermati adalah proses belajar fotografi pun menjadi semakin cepat dan bisa disimak oleh siapa saja yang berminat tanpa khawatir akan membuang uang karena harus membeli beberapa rol film.
Pilihan kamera digital di pasaran sekarang ini pun beragam macam. Jasa fotografi yang biasanya dilakukan oleh perantara sebuah lab foto, sekarang mulai diambil alih oleh situ-situ Web di jaringan Internet. Teknologi kamera digital yang dimulai dengan gambar-gambar beresolusi rendah, sekarang sudah jauh berkembang dibanding lima tahun lalu dan tetap mampu mempertahankan semboyan “lebih indah dari aslinya”.
Akan tetapi, di sisi lain, pun sampai pada sebuah taraf kebingungan ketika memilih kamera mana yang memberikan hasil terbaik, karena selain teknologi yang dikandung kamera digital sekarang ini semakin mendekati satu sama lain, harga yang ditawarkan pun beragam. Apalagi, berbagai aksesori kamera, seperti tambahan lensa sudut lebar maupun lensa tele, serta pilihan pencahayaan menggunakan lampu flash juga beragam.
Megapixel
Sekilas, persaingan piksel dalam kamera digital menjadi ajang persaingan yang setara seperti halnya persaingan kecepatan prosesor komputer PC yang setiap kali selalu diperbarui dalam kurun waktu tertentu menambah gigahertz yang sudah ada di pasaran. Oleh karena itu, kita jangan sampai terkecoh dengan jumlah megapiksel yang digembar-gemborkan penjual kamera digital, karena benar bahwa ada kamera yang mempunyai jumlah megapiksel yang lebih banyak tapi tidak serta-merta kamera ini menjadi yang terbaik.
Yang perlu diingat adalah semakin banyak sel-sel sensitif foto yang ditampung dalam chip CCD (Charge Coupled Device) yang mengatur sensitivitas pencahayaan, semakin banyak gangguan-gangguan elektronik yang dihasilkan. Hanya pembuat sirkit elektronik yang cerdik dan canggih yang mampu menangani persoalan ini. Dan sekarang ini memang menjadi persoalan serius, karena belum terlihat siapa penghasil chip CCD terbaik sekarang ini yang menurut pengamatan memang akan didominasi oleh banyak perusahaan seperti Canon, Nikon, Fuji, Sony, dan lainnya.











